(Tidak) Sukses kah?

Dokter Fahdhy, direktur di Rumah Sakit kami, memberikan sebuah ungkapan hebat.

“Kita sudah sukses melaksanakan akreditasi”

Semua anggota pokja masih diam. Seminggu lalu kami telah selesai dinilai oleh survaior dari pusat.

” Walaupun hasilnya belum keluar, tapi sukses itu tidak dinilai dari hasil. Melainkan tentang proses. Bagaimana kita kerja keras dan berusaha untuk melakukan semuanya dengan sebaik-baiknya.”

Saya tersenyum. Angguk-angguk.

“Sebenarnya kan bisa saja, pembuatan dokumen itu dibayar saja, tapi itu bukan sukses namanya karena tidak ada usaha disana” Lanjut Direkturnya lagi.

Saya lagi-lagi mengangguk. Membenarkan. Sudah enam bulan terakhir kami semua pokja kerja lembur menyelesaikan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk akreditasi. Bahkan tiga minggu sebelum akreditasi, kami bisa dikatakan menangis darah melakukannya. Karena selalu ada perbaikan-perbaikan yang dilakukan. Termasuk merangkap implementasi dokumen tersebut.

Ah. Saya jadi teringat perkataan seorang petugas. Begini katanya.

” Banyak dana yang telah dikeluarkan rumah sakit untuk akreditasi. Tiga puluh pegawai yang ditugaskan untuk penyiapan dokumen. Misalkan saja gajinya dua juta sebulan. Kalau tiga puluh orang, sudah enam puluh juta yang dikeluarkan oleh rumah sakit sebulan. Kalau enam bulan berarti 360 juta. Kalau begitu mending kita beli dokumen saja.”

Saya tidak tahu apa tujuannya berkata seperti itu. Tapi saya hanya menelan air ludah waktu itu. Saya tidak sependapat. Pegawai yang dimanfaatkan untuk menyiapkan dokumen akreditasi, ikut tidak ikut berpartusipasi menyelesaikan dokumen, tetap saja mereka dibayar. Betul bukan?

Justru kalau dibeli lagi dokumen, ada biaya tambahan yang keluar. Sedangkan kalau dikerjakan oleh pegawai sendiri uang tersebut bisa dimanfaatkan untuk yang lain. Lagipula, mau dibeli pun dokumen, harus disesuaikan pula dengan implementasi rumah sakit. Akan sangat sulit. Rempong beud kata anak muda sekarang.

Tapi ya sudahlah. Biar sajalah ia berkata sesuka hatinya. Yang penting Direktur sudah mengatakan kita sukses. Apapun hasilnya kita serahkan kepada Allah SWT 🙂

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s