Persamaan dosa dan gatal

Teman, jika kau pernah merasa gatal, lalu tindakan bijaksana apa yang kau lakukan?
Menggaruknya?
Mengusapnya?
Mengelusnya?
Atau malah membiarkannya saja?

Sama-sama kita tahu kawan. Jika setiap gatal itu kita garuk, seringkali kulit semakin gatal jadinya. Hingga tanpa sadar, garukan-garukan tersebut menimbulkan luka. Dan akhirnya  meninggalkan tanda.

Dan bahkan parahnya, garukan yang kita lakukan membuatnya tertular ke kulit lainnya.

Sebenarnya begitupun dengan dosa, Kawan. Sekali kita tergoda melakukannnya, maka dosa kedua, ketiga dan selanjutnya berkemungkinan akan terjadi. Namun yang pasti, cepat atau lambat kenikmatan dosa sesaat itu akan berwujud api yang akan membakar kita di neraka.

Tapi coba dosa yang akan dilakukan itu kita tahan, kawan. Coba kita lawan. Sudah pasti dosa tak jadi dilakukan dan dosa “berkelanjutan” dapat dihindarkan.

Begitu saja sederhananya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s