Komitmen yang perlu diungkap sebelum menikah

Seorang lelaki mengajak seorang wanita untuk menikah. Mengajak wanita yang disukainya untuk hidup bersamanya dalam ikatan yang halal.

Namun sayangnya, wanita ini menolak. Wanita ini memberi alasan. Dia belum bekerja dan belum membalas jasa orang tuanya. Karena itu, dia belum bisa menerima ajakan menikah lelaki itu.

Dicerita yang lain. Seorang perempuan yang telah lama dekat dengan seorang lelaki, menanyakan kepadanya, kapan lelaki itu akan menikahinya. Kapan lelaki itu datang melamarnya.

Dan jawaban lelaki itu cukup mengecewakan wanita. Katanya, dia baru bisa menikah beberapa tahun lagi. Ya, lelaki itu baru akan menjadikannya pasangan yang sah dan halal tiga atau empat tahun lagi.

Alasannya, dia ingin berbakti dulu kepada orang tuanya. Ingin membahagiakan orang tuanya. Ingin membalas jasa orang tua yang telah membesarkannya.

Dari dua cerita di atas, alasan wanita ‘dicerita pertama’ dan lelaki ‘dicerita kedua’ untuk tidak menikah sebelum membahagiakan orang tua, maka timbul pertanyaan. ”Apakah menikah menghalangi seorang anak berbakti kepada orangtuanya?”

Jawaban seharusnya tentu saja tidak.

Kenapa?

Meski pepatah mengatakan, ”kasih sayang ibu sepanjang masa, kasih sayang anak sepanjang penggalah” namun tetap saja seorang anak harus berbakti kepada orang tua sampai akhir hayatnya. Apalagi menjadikan alasan ‘menikah’ sebagai penghalang seseorang untuk membahagiakan orang tua.

Mungkin sebagian orang memang terhalang membantu orangtuanya karena alasan pasangan yang keberatan. Oleh karena itu, dengan siapa kita menikah sangat perlu menjadi pertimbangan. Menikahlah kita dengan seseorang yang dapat menganggap orang tua kita adalah orang tuanya. Begitupun kita, harus menganggap mertua itu sebagai orang tua kita.

Jika telah demikian, orang tua kita adalah orang tuanya, orang tuanya adalah orang kita, maka jika masing-masingnya telah menganggap mertuanya adalah orang tuanya, tentu tidak ada ada rasa keberatan baginya untuk membantu mertuanya selayaknya ia membantu dan membahagiakan orang tuanya.

Oleh karena itu, berkomitmenlah dengan calon pasangan sebelum pernikahan dilangsungkan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s