Salah

Sore terajut.

Senyum sungging pun terjahit di pinggiran bibirku.  Teringat akan masa lampau yang cukup menggelikan hati. Ah. Dia mencemburuiku. Bukan, bukan. Dia cemburu padaku.

Begitu negatif fikiranmu padaku. Memang seperti itukah aku?

Tapi ku peringatkan kau. Semua tak seperti yang terlihat. Semua tak seperti yang kau tatap.

Itu punyamu? Ambil saja. Aku pun tak berselera. Itu milikmu? Ambil saja. Aku pun tak punya rasa.

jadi, Kau salah. Ya, kau salah.

Jangankan ingin merebutnya dari dirimu. Berniat saja aku tak pernah.

Tapi satu hal yang tak kau tahu. Persangkaanmu terhadapku, membuatku cukup berdarah. Sudah kering memang, tapi cukup berbekas.

Sebenarnya bisa saja ku membuatmu lebih berdarah. Tapi ku tahu, itu tak ada gunanya.

#Apolotu. Dunianyo 😀

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s