Musnah saja

Anjing-anjing dijalanan itu masih berkeliaran. Masih hidup meski tubuhnya penuh nanah yang menyebarkan bau busuk.

Kenapa Tuhan tak mencabut nyawanya saja? Hingga tak perlu ada lagi orang-orang sekitar yang menyaksikan, betapa tak indahnya dia untuk dipandang. Sangat menjijikkan.

Ah, pilihannyalah yang membuat hidupnya terlantar seperti itu. Dan takdir  kejam pilihan hatinya yang menjadikan tubuhnya tercabik-cabik. Kalah bertarung demi kepuasan hati dari anjing-anjing lainnya.

Tapi dia terus mnggonggong setiap hari. Tak senang dengan anjing tetangga yang terlihat makmur.

Ya, begitulah seekor anjing, yang tak pernah senang dengan kebahagian yang lainnya.

Berdoa saja,semoga Tuhan segera memusnahkan anjing-anjing busuk ini, agar tercipta kedamaian di muka bumi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s