Menasehati kerana kasih

وَالْعَصْرِ (1) إِنَّ اْلإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ (2) إِلاَّ الَّذِينَ ءَامَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ. (العصر: 1-3)

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih dan nasehat- menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat-menasehati supaya menetapi kesabaran. (al-‘Ashr: 1-3)

Seperti yang disampaikan oleh ayat diatas, agar kita sebagai manusia tidak berada dalam kondisi yang rugi, maka kita harus menjadi orang yang beriman, mengerjakan amal sholeh dan selalu nasehat menasehati.

Kita harus saling menasehati antara sesama muslim. Kita harus saling menasehati antara sesama saudara dan saling menasehati dengan anggota keluarga. Kita harus saling menasehati agar kita sama-sama menjadi manusia yang beruntung seperti yang juga tertuang dalam surat Ali Imran ayat 104 yang berbunyi:

وَلْتَكُنْ مِنْكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ. (ال عمران: 104)

Dan hendaklah ada di antara kalian segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung. (Ali Imran: 104).

Meskipun kita sama-sama diciptakan Allah sebagai manusia, tapi lingkungan dan pendidikan membuat kita memiliki pemikiran dan pendapat yang berbeda-beda. Perbedaan yang terkadang indah, tetapi terkadang juga membawa petaka.

Perbedaan pendapat ini juga dapat terjadi jika rasionalitas atau logika kita tidak lagi berjalan sebagaimana mestinya karena cinta.  Memang jika seseorang telah dibutakan cinta, maka yang tidak mungkin akan menjadi mungkin. Sesuatu yang terlihat tidak baik akan terlihat baik. Memang saat cinta telah merajai, maka otak tak lagi berfikir dan semuanya diambil kendali oleh hati.  seseorang itu akan menganggap apa saja yang dimiliki oleh pasangannya itu selalu dalam keadaan yang baik-baik saja. Sedangkan dalam pandangan orang lain yang masih melihat normal tidak begitu adanya..Karena itu, sangat dibutuhkan pendapat-penadapat orang lain terkait pilihan hati kita. Sangat dibutuhkan nasehat-nasehat saudara untuk dapat membantu kita mengambil keputusan yang tepat.

Namun terkadang tidak selamanya juga orang yang dibutakan cinta mau menerima masukan-masukan dari orang lain. Tidak selamanya orang yang dibutakan cinta mau menerima saran-saran dari saudara yang ingin membantunya mendapatkan jodoh terbaiknya. Sudah pasti saudara itu ingin yang terbaik untuk kita. Meski lisan terkadang terlihat biasa saja, tapi yakinlah, saudara itu tidak akan tega membiarkan saudaranya menderita dalam hidupnya. Karena itu, selama ketidakbaikan itu dapat dihindari, maka hindarilah untuk kebahagiaan kita nanti.

Jikalau sebagai saudara peringatan-peringatan telah diberikan, sebagai saudara pesan-pesan kebaikan telah disampaikan, namun jika semua itu tidak didengarkan, maka lepaslah sudah tanggung jawab kita. Kita tidak dapat bersikeras atas pilihannya karena nanti baik buruknya, dia jualah yang merasakan.

Image

 #KUALA MANDOR B, 12 APRIL 2014

## Seperti mendapat sambaran petir disiang bolong ketika ………………………….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s