Masalah? siapa takut!!!

Banyak yang didengar, banyak yang diketahui. Telinga telah membuat otak berfikir. Hidup ini dipenuhi oleh berbagai macam permasalahan. Mulai dari yang kecil, hingga yang besar. Mulai dari hal yang sepele sampai pada hal yang sangat rumit.

Setiap manusia memiliki permasalahan masing-masing dalam hidupnya. Jika kita menutup telinga dari peristiwa-peristiwa yang dialami oleh banyak orang, tentu kita tidak akan tahu bahwa sebenarnya masalah yang sedang melanda kita hanyalah secuil dari masalah mereka.

Kadang kita terlalu berlebihan menanggapi masalah. Hal kecil diperbesar. Hal yang sebenarnya cukup bisa dimaklumi malah diprotes dengan berlebihan. Difikirkan secara tidak wajar sehingga mengganggu fikiran kita. Mengusik ketenangan diri.

Permasalahan yang beraneka ragam sebenarnya akan membuat kita dewasa. Dengan tekanan yang dihadapi, otak dipaksa untuk berfikir mencari solusi. Hati dilatih untuk senantiasa  lapang dan ikhlas agar semua konflik yang terjadi dapat terselesaikan dengan baik.

Masalah yang datang itu dapat berasal dari diri sendiri ataupun memang ada hal yang “diganggu” oleh orang lain sehingga kita menjadi tidak nyaman.

Darimanapun sumber masalah itu datang, semua tergantung hati yang mengelola. Bagaimana kita menghadapi masalah itu, tergantung pada keluasan hati kita yang mewadahinya. Jika masalahnya kecil, namun hati kita terlalu sempit menerimanya, itu bisa saja menjadi hal yang serius.

Jika diibaratkan masalah itu seperti “cabe”, maka hati diibaratkan sebagai wadah. Jika satu sendok cabe yang telah digiling dimasukkan kedalam segelas air, tentunya air itu akan terasa pedas. Tidak tertahankan. Namun coba jika dimasukan kedalam air satu ember, pedasnya pasti berkurang. Apalagi jika dimasukkan kedalam kolam, tentu pedas yang ditimbulkan oleh satu sendok cabe tadi tidak akan terasa.

Begitu juga dengan masalah. Jika ditampung dengan hati yang kecil, itu hanya akan membuat kita sakit hati. Membuat kita “kepedasan” menghadapinya. Namun jika dihadapi dengan hati yang lapang, masalah itu tidak akan terasa berat. Tidak akan ada kesempitan “rasa” yang mengungkung kita hingga akhirnya kita tersadar bahwa masalah itu telah pergi dan terlewati.

Oleh karena itu sobat, sebesar apapun masalah yang kita hadapi, yakinlah semua itu ada solusinya. Kita hanya dilatih untuk kreatif menemukan kunci-kunci jawaban atas permasalahan itu. Satu hal yang paling penting, Allah tidak akan memberikan masalah ataupun ujian melebihi “kesanggupan” kita menghadapinya. Karena itu, hadapi saja masalah itu dengan senyuman. Suatu saat, jika semua masalah itu telah pergi dan tidak ada lagi, hal itu akan membuat kita bersyukur atas semua karunia dan nikmat yang telah diberikan Allah kepada kita. Ya, Allah memberikan ujian itu untuk membuat hidup kita lebih indah kedepannya.  InsyaAllah.

 Image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s